Jumat, 22 Januari 2016

Terkadang Keliru


Penulisan ‘di-’ dan ‘ke-’

Pertama,  “di-” sebagai awalan atau imbuhan ditulis serangkai dengan kata dasarnya.
Kedua, “di” sebagai kata depan ditulis terpisah dari kata yang mengikutinya.
Penggunaan ‘di-’
diantara –> di antara
diakhir –> di akhir
diatas –> di atas
diawal –> di awal
dibagian –> di bagian
dibawah –> di bawah
dibelakang –> di belakang
dibagian –> di bagian
didalam –> di dalam
didekat –> di dekat
dihadapan –> di hadapan
didepan –> di depan
dijalan –> di jalan
dikanan –> di kanan
dikiri –> di kiri
diluar –> di luar
dimana –> di mana
dimuka –> di muka
dipusat –> di pusat
dirumah –> di rumah
disaat –> di saat
disana –> di sana
disebelah –> di sebelah
diseberang –> di seberang
disekeliling –> di sekeliling
disekitar –> di sekitar
diseluruh –> di seluruh
disisi –> di sisi
disini –> di sini
disitu –> di situ
ditanah –> di tanah
ditempat –> di tempat
ditengah –> di tengah
ditengah-tengah –> di tengah-tengah
ditepi –> di tepi
ditiap –> di tiap
ditiap-tiap –> di tiap-tiap
note : tulisan yang bener ada di sebelah kanan. (Urutan di antara)

Ada beberapa yang memiliki arti berbeda juka ditulis terpisah. Dan kata-kata ini khusus untuk kata dasar yang dapat berfungsi sebagai kata benda (penunjuk tempat) sekaligus kata kerja. Berikut contohnya :
Dibalik = bentuk pasif dari Membalik
Di balik = di bagian sebaliknya
Dikarantina = bentuk pasif dari Mengarantina
Di karantina = di (tempat) karantina
Disalib = bentuk pasif dari Menyalib
Di salib = di (atas) salib
dan lain-lain,
Beberapa kata dapat diberi konfiks “di-kan”, misalnya “diseberangkan”, atau konfiks “di-i”, misalnya “diawali”.

Penggunaan ‘ke-’

keatas –> ke atas
kebawah –> ke bawah
kebelakang –> ke belakang
kedalam –> ke dalam
kedepan –> ke depan
kehadapan –> ke hadapan
kekanan –> ke kanan
kekiri –> ke kiri
kemana –> ke mana
kesana –> ke sana
kesamping –> ke samping
ketempat –> ke tempat
note : tulisan yang benar ada di sebelah kanan. (Urutan ke atas)

Sedangkan untuk penulisan ‘ke-’ yang digabung dengan kata lain adalah
kepada, kemari, dan keluar (sebagai lawan kata “masuk”, untuk lawan kata “ke dalam”, penulisan harus dipisah, “ke luar”).
“kemeja” (baju), yang artinya berbeda dari “ke meja”
Untuk menunjuk pada suatu bilangan ordinal, gunakan awalan ‘ke-’ (kedua anak ini, kelima buku itu)
Untuk menunjuk pada suatu bilangan kardinal, gunakan kata depan ‘ke’ (anak ke-2, buku ke-5)
Beberapa kata dapat diberi konfiks “dike-kan”, misalnya “depan”->”dikedepankan”, “mana”->”dikemanakan”, “samping”->”dikesampingkan”, atau konfiks “ke-an”, misalnya “dalam”->”kedalam, kedalaman”
***

Singkatnya penggunaan ‘di-‘ dan ‘ke-‘ dapat dilihat dari penggunaan konteks kata. Jika kata setelahnya menunjukkan tempat, maka penggunaan penggunaan ‘di-‘ dan ‘ke-‘ dipisah.
Okeeeyy, mungkin itu saja yaang bisa aku share ke kalian semua, kalau masih ada yang bingung atau pun masih ada pertanyaan. Kalian bisa tanya lewat kotak komentar di bawah ini dan jika aku bisa menjawabnya insyaAllah akan aku jawab semampuku ^^
So, happy writing guys!
https://choisiwonlusyworld.wordpress.com/lets-learn/writing-tutorial/penulisan-di-dan-ke/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages - Menu

Life

Berdoa pada Allah. Percaya pada diri sendiri. Hancurkan dan Remukan rintangannya. Tersenyum dengan bangga diakhir perjuangan.